Lately, hidup gua sedikit acak-acakan, banyak banget yang harus diperbaikin. My mind now tangled.
Masalah memang gak ada habisnya, tapi semua masalah itu datang pasti karna kita yang memulainya lebih dulu atau memang sudah ada dijalan hidup kita. I ever think once about it, "masalah itu udah selesai, sekarang masalah ini dateng", and I believed you too.
Dari nilai rapot gue yang sangat buruk, terburuk yang pernah terjadi, and my dad really upset about it. I felt burdened, dan gue langsung memotivasi diri sendiri untuk built a confident that I can chase a good grade again. Untuk papa.
I miss my best friend. Akhir-akhir ini gue memang sering kesepian dan berfikir kalau, there's no more people who understand me. Setelah pindah dari Jakarta dan pisah sama Lely ((My best best sister friend), dan tiba-tiba juga gue harus kembali ke kampung halaman, dan bertemu dengan teman lama. I like them, but not a lot. Beruntung, masih ada media social yang bener-bener ngebantu gue untuk menebus rasa kangen ke sahabat-sahabat tercinta. We do chatting every night, not everytime, but sometime. But, that's quite enough for me to think that "I'm not the one who struggle here, my friends too", kita pun berusaha sebisa mungkin memotivasi diri masing-masing, and yeah, just finished this Senior High School, then we can meet again in University (hopefully, karna gak ada satupun dari kita yang memilih jurusan yang sama, sad). I miss them.
dan masalah-masalah-masalah lainnya, disekolah, dirumah, sama temen-temen, oh God, you really taking care of me, thank you. Gue pernah nemuin quote yang bagus banget, bunyinya :
"if life was easy, where would all the adventures be?"
Jadi, Thank you God for giving me those problem. Because, you make my life such as a cool damn adventures game. Dan karna itu juga, gue bisa jadi orang yang lebih sabar, menyenangkan, friendly, always trying, dan lain-lainnya tentu yang baik-baik.
Terkadang kita maunya seneng terus, punya temen yang ngertiin, have everything you want, good grades, semuanya berjalan dengan rencana, dan semua itu semua mustahil untuk terjadi secara bersamaan. Emang hidup bisa seperfect apalagi sih? hanya untuk sekedar makan nasi, tempe, tahu, sambel terasi aja kan udah perfect banget tuh.
Sekarang gue belajar banyak dari masalah-masalah gue, misalnya waktu itu, pelajaran bahasa inggris, gue nyontek gitu, terus ketauan sama gurunya. I got bad score. Disitu gue nyesel, dan gue langsung dapet hukumannya, bad score. Dan sekarang, gue gak mau lagi nyontek dipelajaran tuh guru (Guru itu aja, hahaha)
Pokoknya, every single problem you've ever had, it makes you stronger. Apapun yang terjadi, tersenyumlah, hahaha walaupun susah, ya senyum aja, and think "This is just a bad day, not a bad life", yesss????
Inget, roda berputar, gak selamanya kita diatas, tapi ada juga kalanya kita diatas loh, terus juga, inget nih, gak ada namanya asuransi buat terus hidup bahagia, karna yang ada pasti asuransi kesehatan, kecelakaan, pendidikan, dan lain-lain. So, itu nunjukin banget, kalo bahagia itu cuman diri kita sendiri yang bisa buat. Jadi, if you want be happy, easy, make it.